Palu, MonitorNasional – Warga di berbagai wilayah Kota Palu secara konsisten menyuarakan keluhan terkait minimnya penerangan jalan umum (PJU), terutama di area lorong-lorong kecil, persimpangan, dan pemukiman yang rawan tindak kriminal. Menanggapi hal tersebut, beberapa anggota dan pimpinan DPRD Kota Palu telah turun langsung menyerap aspirasi warga untuk diteruskan kepada instansi terkait.
sejumlah wilayah yang menjadi sorotan terkait keluhan penerangan jalan di Kecamatan Palu Utara. Anggota DPRD Kota Palu, Rustia Tompo, menyoroti kurangnya lampu jalan.
Dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung pada tanggal 8 Mei 2026 di Kecamatan Palu Timur dan Kecamatan palu Barat (Dapil Palu I) Wakil Ketua II DPRD Palu, Anugrah Pratama, meninjau langsung dan mendapati minimnya penerangan jalan di lorong-lorong serta persimpangan jalan.
Di Kelurahan Layana, Warga setempat melaporkan minimnya lampu penerangan jalan sehingga meminta penambahan titik lampu kepada Ketua DPRD Palu.
Sebagai tindak lanjut dari aspirasi yang diserap, pihak legislatif mendorong Pemerintah Kota Palu untuk segera memprioritaskan pemasangan dan penambahan titik lampu jalan demi keamanan dan kenyamanan warga pada malam hari.*





