Palu, MONITORNASIONAL – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran mengikuti kegiatan Syukuran Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-66 Tahun 2026 yang diselenggarakan secara virtual bersama Jaksa Agung Republik Indonesia dan diikuti oleh seluruh satuan kerja Kejaksaan se-Indonesia.
Kegiatan syukuran berlangsung sederhana dengan penuh khidmat sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan pengabdian Korps Adhyaksa dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara. Momentum tersebut juga menjadi sarana refleksi untuk memperkuat komitmen seluruh insan Adhyaksa dalam mewujudkan institusi Kejaksaan yang semakin profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.
Dalam sambutannya, Jaksa Agung Republik Indonesia menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 merupakan momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang Kejaksaan dalam membangun organisasi yang lebih kuat melalui pembenahan kelembagaan, penguatan integritas, peningkatan profesionalisme, serta keberanian menegakkan hukum berdasarkan kebenaran dan hati nurani.
Berkat kerja keras seluruh insan Adhyaksa, Kejaksaan berhasil meningkatkan kepercayaan publik melalui penanganan perkara strategis, penyelamatan keuangan negara, pemulihan aset, serta penegakan hukum yang tegas namun tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Jaksa Agung juga mengingatkan bahwa keberhasilan yang telah diraih tidak terlepas dari berbagai ujian yang dihadapi institusi. Menurutnya, setiap tantangan harus dijadikan bahan introspeksi dan momentum untuk melakukan pembenahan, karena kebesaran sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan, tetapi juga oleh keberanian mengakui kekurangan, memperbaiki diri, serta bangkit dengan integritas yang semakin kokoh.
Lebih lanjut, Jaksa Agung mengajak seluruh insan Adhyaksa untuk senantiasa memperkuat keimanan, menjaga harapan, dan tidak pernah berhenti berbuat benar. Nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh setiap agama menjadi landasan moral agar setiap aparatur tetap teguh menjalankan amanah, menjadikan setiap ujian sebagai sarana memperbaiki diri, serta terus membangun Kejaksaan yang bersih, profesional, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat.
Dalam arahannya kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia, Jaksa Agung menegaskan lima prioritas utama, yaitu :
1. memastikan penanganan perkara yang menjadi perhatian publik dilaksanakan secara profesional, objektif, transparan, dan bebas dari intervensi;
2. melanjutkan penanganan perkara-perkara besar yang berdampak terhadap kepentingan masyarakat dan penyelamatan keuangan negara;
3. memperkuat pengawasan internal guna mencegah penyalahgunaan kewenangan;
4. meningkatkan keterbukaan informasi dan komunikasi publik sebagai bentuk akuntabilitas institusi;
5. serta menjaga persatuan dan soliditas Korps Adhyaksa dalam mengemban tugas penegakan hukum.
Selain itu, Jaksa Agung menegaskan bahwa penegakan hukum merupakan jalan pengabdian yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab kepada hukum, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa. Kewenangan yang dimiliki aparat penegak hukum harus digunakan secara adil, tanpa pandang bulu, serta tidak boleh dipengaruhi oleh tekanan maupun kepentingan apa pun.
Mengakhiri sambutannya, Jaksa Agung mengajak seluruh insan Adhyaksa untuk terus memegang teguh nilai-nilai Satya, Adhi, Wicaksana sebagai jati diri Korps Adhyaksa, yakni setia kepada negara dan kebenaran, sempurna dalam pelaksanaan tugas, serta bijaksana dalam menggunakan kewenangan. Jaksa Agung juga mengajak seluruh jajaran menjadikan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 sebagai momentum kebangkitan untuk terus membangun kepercayaan publik melalui kerja yang jujur, berani, terukur, dan berlandaskan integritas demi tegaknya hukum serta terwujudnya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.





