Jakarta, MonitorNasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan adanya momen menegangkan saat operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau, Abdul Wahid.
“ Terhadap saudara AW yang merupakan kepala daerah atau Gubernur Riau, tim sempat melakukan pencarian dan pengejaran,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, seperti dilansir Jakarta Daily Selasa 4 November 2025.
Budi menjelaskan, tim KPK bahkan harus melakukan pengejaran hingga ke sebuah kafe di wilayah Riau untuk mengamankan Abdul Wahid.
“Kemudian (Gubernur Riau Abdul Wahid, red.) diamankan di salah satu kafe yang berlokasi di Riau,” jelasnya.
Setelah penangkapan tersebut, Abdul Wahid bersama sembilan orang lainnya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Sebelumnya, pada 3 November 2025, KPK mengonfirmasi telah melakukan OTT terhadap Abdul Wahid dan sembilan orang lainnya. Operasi ini menjadi yang keenam sepanjang tahun 2025.
Rangkaian OTT KPK tahun ini dimulai sejak Maret 2025 dengan penangkapan anggota DPRD dan pejabat Dinas PUPR Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Disusul OTT pada Juni di Sumatera Utara, kemudian Agustus di beberapa wilayah seperti Jakarta, Kendari, dan Makassar terkait proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur.
Pada 13 Agustus, KPK kembali melakukan OTT di Jakarta terkait dugaan suap kerja sama pengelolaan kawasan hutan, dan yang kelima terkait dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan yang menyeret Wakil Menteri Ketenagakerjaan saat itu, Immanuel Ebenezer Gerungan.*
(Akel)*





