Kamis, 12 Feb 2026

Hari Ini Ratusan Masyarakat Duduki Mess Karyawan PT. KLS di Bungku Utara

Morut, MonitorNasional – Setelah melakukan penyegelan kantor PT KLS pekan lalu, hari ini ratusan Masyarakat dari Desa Taronggo Kecamatan Bungku Utara Kabupaten Morowali Utara Sulawesi Tengah, kembali melakukan aksi protes terhadap Perusahaan Sawit PT. Kurnia Luwuk Sejati (KLS), dengan menduduki Mess Karyawan yang ada dilokasi.

Dalam aksinya, selain menyegel Mess dan Perumahan Karyawan yang berlokasi disekitar Blok 19, masyarakat juga menduduki lokasi eks Transmigrasi yang berada di lokasi Sawit PT. KLS, dan digunakan sebagai Mess tinggal karyawan perusahaan.

Aksi itu dipicu dari kekecewaan masyarakat terhadap perusahaan, yang selama ini masih terus melakukan pemanenan buah Sawit yang mereka klaim sebagai milik Masyarakat.

Demikian dikatakan perwakilan masyarakat, Fajriansah kepada Monitor Nasional pada hari Rabu (4/11/2025) melalui Whatsapp .

Fajriansah mengatakan aksi demontrasi masyarakat tersebut dipicu adanya kekecewaan masyarakat di beberapa desa di Kecamatan Bungku Utara, sebagai bentuk refleksi dari Penyegelan Kantor KLS minggu yang lalu. Dan selama ini pihak perusahaan KLS terus melakukan aktivitas Panen Sawit di saat masyarakat telah menyegel Kantor KLS.

Aksi yang dipimpin Mantan Bupati Morowali Utara, Asrar Abdul Samad dan Ketua Adat Suku TAA Wana, Nasrun Mbau juga melibatkan sedikit nya 100 orang warga Masyarakat dari Desa Taronggo Kecamatan Bungku Utara.

Terdapat beberapa Tuntutan dalam aksi tersebut. 3 diantaranya adalah :

  1. PT. KLS harus segera angkat kaki dari wilayah Kecamatan Bungku Utara dan sekitarnya.
  2. Segera mengosongkan Mess tempat tinggal karyawan Perusahaan yang ada saat ini
  3. Masyarakat segera menduduki tempat tinggal maupun Mess Karyawan PT. KLS yang ada.

Dalam aksi Dekonstruksi masyarakat yang belangsung sekitar 2 jam, aparat keamanan dari TNI dan Brimob yang berada di lokasi tak dapat berbuat banyak.

Begitupun Pihak Perusahaan maupun dari unsur pemerintah tak satupun yang hadir menemui masyarakat yang aksi, hingga masyarakat membubarkan diri dari lokasi tersebut.

Sementara itu, Pihak PT. KLS belum berhasil dikonfirmasi terkait aksi masyarakat Desa Taronggi, hingga berita ini diturunkan.**

(Mn)*