Jakarta, MonitorNasional – Indonesia Designer Project (IDP), kembali sukses menampilkan Kain Bomba khas Sulawesi Tengah dalam ajang mode internasional, di Tokyo Muslim Fashion Festival (TMFF) di Jepang. Keikutsertaan tim IDP dalam acara TMFF 2025 pada musim gugur di Tokyo Jepang, merupakan bagian dari partisipasi dalam rangkaian agenda registrasi Fashion show, yang menampilkan berbagai Desainer terkenal dari Negara- Negara Asia.
Hal tersebut bertujuan untuk memperkenalkan wastra daerah agar dapat bersaing ditingkat Asia tanpa kehilangan nilai tradisinya.
Kain Bomba bukan sekadar busana, melainkan simbol identitas, keterbukaan, dan kekuatan budaya masyarakat Sulawesi Tengah. motif Kain Bomba itu juga memiliki ciri khas Sulteng yang menggambarkan nilai-nilai lokal seperti rumah tradisional Kaili (Souraja) dan burung maleo.
Partisipasi spesifik di TMFF Jepang, adalah bagian dari upaya IDF dalam mempromosikan kain Bomba Khas Sulteng ke kancah internasional melalui ajang mode ternama yang terus dilakukan.
Kain Bomba asal Sulawesi Tengah (Sulteng) ditampilkan dalam ajang Tokyo Muslim Fashion Festival (TMFF) 2025 di Jepang.
Kain tersebut ditampilkan oleh salah satu dari lima label fesyen Indonesia, yaitu jenama IDP, yang secara spesifik mengangkat kekayaan motif batik dan figuratif khas Sulawesi Tengah, seperti motif bunga Liris dan burung Maleo.

Kehadiran IDP dalam program bertajuk “The Sabang to Merauke Runway in Tokyo” membuka kesempatan besar bagi para desainer Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan Budaya Nusantara ke Panggung Internasional. Dalam penampilan tersebut, IDP membawa kain-kain tradisional Indonesia sebagai elemen utama rancangan.
Mereka menonjolkan kain Bomba asal Sulawesi Tengah, yang dikenal melalui motif burung maleo dan bunga rilis.
Motif itu merepresentasikan nilai keindahan, keberagaman, dan filosofi budaya lokal yang sejalan dengan semangat “Bhinneka Tunggal Ika.”
Tim IDP menyatakan bahwa mereka sengaja memilih kain Bomba untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa warisan budaya Indonesia memiliki kualitas dan karakter yang layak bersaing di industri mode global.
“Kami ingin menunjukkan bahwa keunikan kain tradisional Indonesia pantas disejajarkan dan diakui dunia internasional,” ujar Idayanti Supratman, designer IDP dalam keterangan tertulisnya, kepada Redaksi MonitorNasional.com Minggu (30/11/2025).
Ia menjelaskan, Keikutsertaan IDP dalam ajang TMFF di jembatani oleh kolam ikan kreatif, dengan harapan mampu mewujudkan mimpi lebih besar dalam memperkuat budaya Indonesia melalui fashion.
IDP yang ikut berpartisipasi dipanggung TMFF Tokyo Jepang tersebut tidak hanya menjadi ajang pamer busana, tetapi juga sebagai misi budaya untuk memperkenalkan sisi lain dari budaya Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah, baik ditingkat Asia maupun ke kancah internasional, ungkapnya.**




