BUOL – Monitor Nasional com, PJ. Kepala Desa Dutuno, Zakaria A. Lahamade, ST menunjukkan kepeduliannya terhadap keindahan desa selama bulan suci Ramadhan dengan memasang lampu hias diode di depan rumah-rumah warga menggunakan uang pribadinya.
Langkah yang dilakukan Kades Dutuno ini mendapat perhatian warga karena pemasangan lampu hias tersebut tidak menggunakan dana desa maupun iuran dari masyarakat.
Zakaria menjelaskan, penggunaan lampu hias jenis diode dipilih karena lebih murah dan efisien dibandingkan lampu dengan soket biasa.
Selain itu, lampu hias tersebut memerlukan proses perakitan terlebih dahulu sebelum dipasang di rumah warga. Lampu diode harus disolder agar dapat terhubung dengan kabel sebelum dipasang.
“Lampu hias diode ini saya beli menggunakan uang pribadi, tidak menggunakan dana desa atau uang yang dikumpulkan dari masyarakat,” ujar Zakaria A. Lahamade saat dihubungi Suarautara.com, Kamis (12/3/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa lampu hias yang dipasang memiliki empat warna, yakni hijau, pink, kuning, dan biru. Selain lampu diode, disiapkan juga kabel, colokan, serta baloti untuk proses pemasangan.
Proses pemasangan dimulai dengan merakit kabel dan diode yang kemudian disolder. Setelah itu lampu hias dipasang di depan rumah warga.
“Setelah dirakit antara kabel dan diode lalu disolder, kemudian dipasang. Untuk sementara lebih diutamakan rumah warga yang berada di jalan utama,” jelasnya.
Saat ini proses pemasangan lampu hias Ramadhan di Desa Dutuno masih terus berjalan. Beberapa bahan dasar perakitan masih harus ditambah dan dibeli langsung di Kota Gorontalo, sehingga pemasangan dilakukan secara bertahap.
Meski menggunakan dana pribadi, Zakaria mengaku tidak mempermasalahkan jika ada pihak yang mempolitisasi pemasangan lampu hias tersebut di media sosial.
Menurutnya, kegiatan tersebut semata-mata dilakukan untuk memperindah Desa Dutuno selama bulan Ramadhan.
“Yang penting niatnya untuk keindahan desa, walaupun menggunakan dana pribadi,” katanya.
Sebelumnya sempat beredar informasi bahwa pemasangan lampu hias tersebut tidak merata dan hanya berada di sekitar jalan utama desa. Namun hal itu langsung ditanggapi oleh Kades Dutuno dengan mengatakan bahwa pemasangan masih dalam proses dan akan terus dilanjutkan.
Sementara itu, informasi mengenai adanya oknum anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dutuno yang mempersoalkan pemasangan lampu tersebut juga dibantah.
Anggota BPD Dutuno, Irwan, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan merupakan informasi hoaks.
“Itu berita hoaks, tidak ada anggota BPD yang seperti itu. BPD yang mana?” tegasnya.
Di sisi lain, Pemerintah Desa Dutuno juga tengah mempersiapkan sejumlah kegiatan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Dutuno yang direncanakan berlangsung pada akhir Maret mendatang.
Berdasarkan hasil rapat yang digelar pada Senin lalu, salah satu agenda kegiatan adalah buka puasa bersama pada 14 Maret, yang dirangkaikan dengan pembacaan doa serta syukuran bersama masyarakat desa.
(Sudirman)
PJ kades Dutuno himbau keperdulian memasang lampu Hias perindah Desa dalam Bulan Ramadhan





