Selasa, 13 Jan 2026

Oknum Wartawan Bantah Peras Kadis Cikasda Sulteng: “Saya yang Ditipu”

Oplus_131072

PALU, MONITORNASIONAL.COM – Seorang wartawan di Palu, DA, membantah tuduhan bahwa dirinya memeras Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Andi Rully Djanggola. Ia menegaskan, justru dirinya yang merasa ditipu.

“Saya tidak pernah melakukan pemerasan. Malahan saya ini yang ditipu,” kata DA kepada MonitorNasional, Rabu, 10 September 2025. Ia menyebut masih menyimpan bukti percakapan WhatsApp dengan Rully.

DA menjelaskan, persoalan bermula ketika ia melaporkan dugaan penyimpangan proyek di Dinas Cikasda ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah pada 2023.

Menurut DA, kala itu ada dugaan proyek dikerjakan sendiri oleh sang Kadis dengan menggunakan perusahaan milik rekan, dengan modus menyewa perusahaan dan membayar fee tertentu.

Laporan resmi itu diterima Kejati melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Tim penyidik pidana khusus kemudian melakukan pengumpulan bahan keterangan. Namun, kasus yang sempat ditingkatkan ke tahap penyelidikan akhirnya berhenti begitu saja.

DA mengklaim, penghentian penyelidikan itu terjadi setelah adanya mediasi antara dirinya, pihak Kejati, dan Rully.

DA mengaku, sebagai imbalan atas “bantuannya”, ia dijanjikan proyek di Kabupaten Donggala. Ia juga dijanjikan akan dilibatkan dalam proyek-proyek lain tiap tahun.

“Ternyata janji itu tidak ditepati. Malah saya yang difitnah seolah-olah memeras,” kata DA.

Di sisi lain, Rully Djanggola membantah tudingan tersebut. Dihubungi lewat telepon pada Rabu sore, ia menyebut perseteruannya dengan DA berawal dari pemberitaan media yang dianggap menyudutkan Dinas Cikasda.

Rully mengaku tidak nyaman dengan pesan-pesan WhatsApp yang terus dikirim DA hingga akhirnya memutuskan memblokir nomor wartawan itu.

“Soal janji proyek, yang jelas pekerjaan yang pernah diberikan kepada dia sebelumnya bermasalah. Hasilnya sempat dibongkar lagi. Bagaimana mungkin kami memberi lagi?” kata Rully.

Kepala Seksi PPK di Dinas Cikasda Sulteng, Tanto, mengaku bingung dengan kisruh antara atasannya dan DA.

“Bagaimana caranya supaya bisa baik semua? Mungkin perlu dipertemukan kembali,” ujar Tanto.

KASMIN