Kamis, 12 Feb 2026

Wakil Bupati Buol Nasir Daimaroto bersama Pj. Sekda Buol jenguk Korban 15 WNA di rumah sakit Mokoyurli

Buol- Monitor Nasional com,Pemerintah Kabupaten Buol mengunjungi RSUD Mokoyurli untuk menjenguk 15 warga negara asing (WNA) asal Filipina yang diselamatkan setelah terombang-ambing di laut selama 13–14 hari dan kini menjalani perawatan medis.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Buol DR Moh Nasir DJ. Daimaroto SH MHbersama jajaran pemerintah daerah. Buol

Pada kesempatan itu, Nasir Daimaroto memberikan dukungan moral kepada para korban, khususnya anak-anak dan perempuan yang tampak mengalami luka bakar matahari (sunburn) di bagian wajah akibat paparan cuaca ekstrem selama berada di laut lepas.

Nasir Daimaroto menegaskan bahwa aspek kemanusiaan menjadi prioritas utama dalam penanganan para korban.

Korban WNA yang terdiri dari tujuh orang dewasa dan delapan anak-anak/balita dipastikan mendapatkan perawatan medis yang layak serta tempat penampungan sementara yang aman.

“Kemanusiaan adalah yang paling utama. Mereka adalah korban dan harus ditangani secara manusiawi,” tegas Wakil Bupati Buol Nasir Daimaroto saat berada di RSUD Mokoyurli. Saat menjenguk WNA

Sementara itu pemda Buol menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada nelayan lokal, khususnya Moh Rusman alias Cici, yang dengan sigap melakukan penyelamatan korban WNA di tengah laut.

Aksi cepat nelayan tersebut dinilai sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial yang patut diapresiasi.

Dari hasil pemeriksaan awal tim medis RSUD Mokoyurli, para korban ditemukan dalam kondisi lemas, mengalami dehidrasi, serta kelaparan akibat kehabisan bekal selama lebih 10 hari terombang-ambing di laut

Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara intensif untuk memastikan kondisi mereka stabil dan tertangani dengan baik.

Pemerintah Kabupaten Buol juga memastikan tengah melakukan koordinasi lintas instansi dengan pihak Imigrasi, TNI Angkatan Laut, serta Kepolisian.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk keperluan pendataan, pengamanan, hingga proses pemulangan para WNA ke negara asal melalui jalur resmi sesuai peraturan yang berlaku.

Langkah cepat dan terkoordinasi ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta tanggung jawab negara dalam menangani persoalan kemanusiaan.
(Sudirman)