Kamis, 12 Feb 2026

PT. SJA-2 Sepakat Dengan Petani, Terkait Material Pagar Penghalau Ternak

Oplus_16908288

Poso, Monas.Com–  PT. Sawit Jaya Abadi (SJA), akhirnya sepakat dengan Petani akan segera merealisasikan pengadaan material pagar  penghalau ternak sapi yang sering masuk di kebun petani.

Kesepakatan PT Sawit Jaya abadi (SJA-2) disampaikan oleh Perwakilan PT. SJA-2 Reymond Ugi, saat rapat bersama Ketua Kelompok Petani Kebun dan Peternak Sapi, Buyuntoju, Silvanus selaku CDO Pt. SJA-2  Ra’a.

rapat pertemuan berlangsung diruang meeting kantor SJA-2 Senin, (15/09/2025).
Forum Rapat  difasilitasi unsur pimpinan Tripika Kecamata Pamona Timur yakni Camat Pamona Timur diwakili Ratlan Mustapa, dan Kapolsek  Rivan S. Turuka, SH,  berlangsung kurang lebih 3 jam. Selain Kapolsek Pamona Timur juga dihadiri  Ketua Lembaga adat Kec. Pamona Timur M.N. Tokede, SH, Kepala Desa Tiu Lanto Mawo Poihi, Kepala Desa Matialembah di Waikili Kaur Umum Yarten Lumako, SH dan Pimpinan PT. SJA-2, Administratur Dedy Sotarduga Lubis dan Kepala Tata Usaha Eky Wahyu Hidayat. Rapat yang terkesan alot itu, menghasilkan 2 poin kesepakatan antara lain:

1. PT.  SJA-2 bersama PT. Durian Poso akan merealisasikan pengadaan material untuk pembuatan pagar penghalau ternak sapi di lokasi pengembalaan ternak dan dibeberapa titik yang diperlukan untuk pembuatan pagar.

2. Pt.SJA-2 akan menaati dan merealisasikan kesepakatan yang telah dibuat bersama kelompok peternak pada hari Sabtu, 12 Desember 2020 lalu.

Untuk mempercepat kesepakatan 2 poin diatas Pt. SJA-2  menunggu Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan surat dari Kelompok Peternak yang diketahui oleh pemerintah Kecamatan Pamona Timur.
Sementara Administratur (ADM) PT. SJA-2 Dedy Sotarduga Lubis setelah mendengarkan tuntutan dari masyarakat yang disampaikan oleh  Ketua Kelompok Tani Ternak Buyuntoju dapat menerima dengan baik dan merespon sepenuhnya 2 poin yang telah disepakati bersama.

Hal senada juga diungkapkan CDO PT. SJA -2 Reymond Ugi  mengharapkan, setelah selesai dilaksanakan 2 poin kesepakatan itu, maka hubungan baik antara semua pihak baik dengan anggota peternak maupun dengan masyarakat petani yang ada 6 Desa ring satu sudah akan terjalin lebih baik lagi, harapnya sambil menutup rapat sebagai berakhirnya pertemuan.**

Damai Tebisi.